16 kematian dengan dua BID di Sarawak antara 13 Okt – 4 Nov
Sarawak

16 kematian dengan dua BID di Sarawak antara 13 Okt – 4 Nov

16 kematian dengan dua BID di Sarawak antara 13 Okt – 4 Nov

SDMC mengungkapkan bahwa kasus BID pertama terjadi pada 22 Oktober, melibatkan seorang pria berusia 86 tahun di Betong yang menderita hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Betong. – Foto MalayMail

MIRI (5 November): Sarawak mencatat 16 kematian Covid-19 lagi antara 13 Oktober dan 4 November yang melibatkan dua kasus yang meninggal (BID), Komite Manajemen Bencana Negara (SDMC) mengatakan dalam pembaruan hari ini tentang pandemi.

Panitia mengungkapkan bahwa kasus BID pertama terjadi pada 22 Oktober, melibatkan seorang pria berusia 86 tahun di Betong yang menderita hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Betong.

Kasus BID kedua pada 31 Oktober melibatkan seorang pria berusia 89 tahun di Sri Aman yang menderita hipertensi. Jenazahnya dibawa ke RS Sri Aman.

Adapun kematian saat dirawat di rumah sakit, dua tercatat di Rumah Sakit Betong pada 13 Oktober, melibatkan dua pria dari Sri Aman berusia 53 dan 84 tahun.

Pria berusia 53 tahun itu menderita hipertensi, penyakit jantung, penyakit ginjal kronis, dan obesitas, sedangkan pria berusia 84 tahun itu menderita hipertensi, diabetes, dan dislipidemia.

Empat kematian dicatat di Rumah Sakit Sibu pada 2 November, semua korban juga dari Sibu.

Kematian pertama hari itu melibatkan seorang pria berusia 68 tahun yang menderita hipertensi dan diabetes. Kematian kedua adalah seorang wanita 93 tahun yang menderita hipertensi dan dislipidemia. Yang ketiga adalah seorang pria berusia 68 tahun yang menderita hipertensi, diabetes, dislipidemia dan penyakit ginjal kronis dan yang terakhir adalah seorang wanita berusia 83 tahun yang menderita hipertensi dan penyakit jantung.

Pada 3 November, empat kematian tercatat di Rumah Sakit Miri, melibatkan seorang wanita berusia 89 tahun yang menderita hipertensi, seorang pria berusia 65 tahun yang menderita hipertensi dan diabetes, seorang pria berusia 77 tahun yang menderita hipertensi dan diabetes, dan seorang pria 50 tahun yang memiliki hipertensi, diabetes, dislipidemia dan obesitas.

Pada 4 November, seorang wanita berusia 66 tahun dari Miri meninggal di Rumah Sakit Miri. Dia menderita hipertensi dan dislipidemia. Di Limbang seorang laki-laki berusia 89 tahun meninggal di RS Limbang karena penyakit paru-paru kronis.

Juga pada hari itu, seorang wanita berusia 70 tahun dari Betong meninggal di Rumah Sakit Sarikei. Dia menderita hipertensi dan penyakit paru obstruktif kronik. Seorang pria 53 tahun dari Limbang juga meninggal hari itu di Rumah Sakit Miri. Dia menderita hipertensi, diabetes, dislipidemia, dan obesitas.







Posted By : info hk