18 Mahasiswa UPNM Akhirnya Diputuskan Bersalah oleh Pengadilan
Says

18 Mahasiswa UPNM Akhirnya Diputuskan Bersalah oleh Pengadilan

Pada tanggal 30 September, pengadilan selesai mendengarkan semua argumen pembelaan dan penuntutan di akhir kasus pembelaan.

Dalam persidangan kasus yang dimulai 29 Januari 2018 ini, sebanyak 31 saksi penuntut dihadirkan untuk memberikan keterangan, di antaranya sanggahan (saksi yang membantah) antara lain mantan Petugas Medis UPNM, Dr Harniza Kosnan dan spesialis Kedokteran Forensik Rumah Sakit Serdang, Dr Salmah. Arsyad.

Sementara itu, dalam sidang pembelaan diri yang dimulai pada 2 Oktober 2019, pembela menghadirkan total 20 orang saksi yaitu Kepala Bagian Kedokteran Forensik RSUD Sungai Buloh, Dr Rohayu Shahar Adnan, mahasiswa UPNM, Muhammad Alif Farhan. Aerosni, termasuk 18 tersangka.

Pada tanggal 31 Juli 2019, Pengadilan Tinggi memerintahkan mahasiswa UPNM yang terlibat untuk membela diri terhadap tuduhan pembunuhan, konspirasi untuk membunuh dan melukai Zulfarhan Osman setelah menemukan bahwa penuntut telah berhasil membuktikan kasus prima facie terhadap mereka.

Lima terdakwa, yaitu Muhammad Akmal, Muhammad Azamuddin, Muhammad Najib, Muhammad Afif dan Mohamad Shobirin menghadapi dakwaan membunuh Zulfarhan sementara Abdoul Hakeem didakwa bersekongkol dalam pembunuhan tersebut.

Mereka didakwa melakukan pelanggaran di kamar 04-10, blok akomodasi asrama Jebat, UPNM antara 04:45 dan 05:45 pada tanggal 22 Mei 2017, dan didakwa berdasarkan Bagian 302 KUHP sementara Abdoul Hakeem menghadapi tuduhan bersekongkol berdasarkan Bagian 109 dari KUHP. kode yang sama yang mengatur hukuman mati wajib.

Mereka bersama 12 orang lainnya juga didakwa dengan sengaja melukai Zulfarhan, untuk mendapatkan pengakuan bahwa korban mencuri laptop.


Posted By : togel hongķong