97,95 persen dari 245 kasus baru Sarawak di Kategori 1, 2
Sarawak

97,95 persen dari 245 kasus baru Sarawak di Kategori 1, 2

97,95 persen dari 245 kasus baru Sarawak di Kategori 1, 2

Seorang petugas medis menyimpan sampel swab Covid-19 untuk diuji. — foto Bernama

KUCHING (21 November): Sarawak hari ini mencatat 245 kasus baru Covid-19, dengan 97,95 persen kasus tidak menunjukkan gejala atau menunjukkan gejala ringan, kata Komite Penanggulangan Bencana Negara (SDMC).

Dalam update hariannya, panitia menyebutkan 94 kasus masuk kategori 1 (asimptomatik) dan 146 kasus masuk kategori 2 (gejala ringan).

“Satu kasus Kategori 3 (pneumonia) tercatat sementara dua masing-masing tercatat dalam Kategori 4 (pneumonia dan membutuhkan oksigen) dan Kategori 5 (pneumonia dan membutuhkan dukungan ventilator),” katanya.

Penghitungan kumulatif kasus Covid-19 di Sarawak sekarang mencapai 249.336.

Mengenai perincian kasus, SDMC mengatakan bahwa empat distrik mencatat kasus dua digit dengan Kuching memimpin dengan 70 kasus diikuti oleh Miri (59); Bintulu dan Sibu (21); dan Lawas (15).

Sebanyak 26 kabupaten mencatat kasus satu digit, dengan Kanowit mencatat sembilan; Serian dan Limbang (6); Kucing (5); Bab 4); Beton (3); masing-masing dua kasus di Sarikei, Mukah, Sri Aman, Dalat, Selangau dan Lubok Antu; dan masing-masing satu kasus di Samarahan, Simunjan, Lundu, Saratok, Asajaya, Bau, Subis, Meradong, Tebedu, Sebauh, Tatau, Bukit Mabong, Marudi dan Julau.

Sementara itu, SDMC mengatakan bahwa tiga kematian Covid-19 tercatat di Sarawak dari 16 November hingga 20 November.

Kematian pada 16 November merupakan kasus Brought In Dead (BID) yang melibatkan seorang wanita berusia 62 tahun yang jasadnya dibawa ke RS Lawas pada 16 November. Ia memiliki penyakit penyerta darah tinggi, diabetes, dan dislipidemia.

Dikatakan bahwa kematian yang tercatat pada 20 November melibatkan seorang pria berusia 39 tahun dari Sibu dan seorang wanita berusia 60 tahun dari Limbang. Yang pertama menderita kanker dan meninggal di Rumah Sakit Sibu sedangkan yang kedua menderita asma dan meninggal di Rumah Sakit Limbang.

Panitia mengatakan bahwa tidak ada klaster Covid-19 baru yang dilaporkan hari ini dan enam klaster aktif tetap berada di Sarawak.







Posted By : info hk