Agen asuransi paruh waktu mengaku tidak bersalah atas perdagangan ganja
Sarawak

Agen asuransi paruh waktu mengaku tidak bersalah atas perdagangan ganja

Agen asuransi paruh waktu mengaku tidak bersalah atas perdagangan ganja

Terdakwa (kedua kanan) didampingi petugas Bea Cukai di luar ruang sidang dengan kuasa hukumnya Roger Chin (kiri).

KUCHING (30 November): Seorang agen asuransi paruh waktu mengaku tidak bersalah di Pengadilan Tinggi di sini hari ini atas tuduhan menyelundupkan 17,55 kilogram ganja.

Maxine Rose Frederick, 27, mengaku tidak bersalah ketika dakwaan yang diubah itu dibacakan oleh juru bahasa pengadilan kepadanya di hadapan Hakim Datuk Zaleha Rose Pandin.

Pengadilan kemudian menetapkan kasus untuk disebutkan kembali pada 4 Januari tahun depan untuk memantau layanan dokumen persidangan.

Sementara itu, sambil menunggu kembalinya kasus tersebut, tersangka akan dijebloskan ke dalam Lapas Puncak Borneo.

Terdakwa dari Kampung Cemerlang di sini didakwa melakukan pelanggaran di ruang kedatangan Bandara Internasional Kuching (KIA) pada 28 April tahun ini.

Dia didakwa berdasarkan Bagian 39B (1) (a) dari Undang-Undang Narkoba Berbahaya tahun 1952, dan jika terbukti bersalah dapat dihukum berdasarkan Bagian 39 B (2) dari tindakan yang sama, yang memberikan hukuman mati atau penjara seumur hidup, dan minimal hukuman mati. 15 cambukan jika tidak dihukum mati.

Sebelumnya, media melaporkan bahwa Departemen Bea Cukai Kerajaan Malaysia menahan tersangka yang tiba dengan penerbangan dari Kuala Lumpur bersama dengan tas tangan yang dibawanya.

Petugas bea cukai di Unit Inspeksi Penumpang Khusus kemudian memindai barang bawaan yang dibawanya dan menemukan gambar mencurigakan dari pemindaian.

Saat memeriksa barang bawaan, petugas menemukan 18 paket ganja seberat 17,55 kilogram (setelah laporan apotik)), dikemas dengan bungkus kado dan kertas karbon.

Terdakwa juga dikatakan tertarik dengan tawaran pekerjaan di sebuah perusahaan di Serian yang dijanjikan oleh seorang teman yang ditemuinya di Kuala Lumpur, yang memintanya untuk membawa barang bawaannya ke Kuching.

Terdakwa diwakili oleh kuasa hukumnya Roger Chin dan Osman Ibrahim, sedangkan penuntutan ditangani oleh Wakil Jaksa Penuntut Umum Musli Abd Hamid.







Posted By : info hk