Amal by Malaysia Airlines kembali beroperasi, menerbangkan jemaah umrah pertama hari ini
Nation

Amal by Malaysia Airlines kembali beroperasi, menerbangkan jemaah umrah pertama hari ini

Amal by Malaysia Airlines kembali beroperasi, menerbangkan jemaah umrah pertama hari ini

Jemaah umrah siap berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur ke Madinah dengan pesawat Airbus A330 via Amal by Malaysia Airlines, 30 November 2021. — Bernama photo

SEPANG (30 Nov): Penyedia penerbangan charter dan berjadwal haji dan umrah, Amal by Malaysia Airlines hari ini kembali beroperasi dengan rombongan jemaah umrah pertamanya setelah lama vakum sejak 7 Maret 2020 akibat pandemi Covid-19 .

Sebanyak 228 jamaah berangkat dari Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) hari ini ke Madinah dengan menggunakan pesawat Airbus A330.

Amal by Malaysia Airlines chief operating officer Muhammad Najmi Mansor mengatakan perusahaan akan melakukan delapan penerbangan langsung seminggu, yaitu masing-masing empat penerbangan ke Jeddah dan Madinah hingga April tahun depan, menambahkan bahwa pihaknya juga menawarkan pengurangan harga tiket sebesar lima persen.

Muhammad Najmi mengatakan jumlah penerbangan telah berkurang 40 persen dibandingkan dengan periode pra-pandemi ketika menawarkan penerbangan langsung ke Jeddah dan Madinah dua kali sehari.

Hal itu dikatakannya kepada wartawan seusai keberangkatan penerbangan umrah disaksikan Menteri di Departemen Perdana Menteri (Agama) Idris Ahmad, di sini hari ini.

Amal by Malaysia Airlines adalah anak perusahaan dari Malaysia Aviation Group Bhd (MAG) yang menawarkan layanan unik yang berfokus pada peziarah seperti panggilan untuk sholat dan talbiyah (doa oleh para peziarah untuk mengungkapkan niat mereka untuk melakukan haji) untuk memastikan pengalaman ziarah dimulai. begitu penumpang masuk ke dalam pesawat.

Muhammad Najmi mengatakan kinerja perusahaan diharapkan kembali ke level pra-Covid-19 pada kuartal keempat tahun 2022 didukung oleh frekuensi penerbangan yang akan dilakukan ke Madinah dan Jeddah.

“Permintaan untuk umrah memang ada. Seperti yang dapat kita lihat dari penerbangan hari ini yang beroperasi dengan faktor beban hampir 100 persen, dan kami memperkirakan bahwa permintaan akan terus meningkat.

“Pada Mei 2022, kami menargetkan dapat menampung hingga 75.000 penumpang, tetapi ini akan tergantung pada skenario Covid-19 saat ini, yang harus terus kami pantau,” katanya.

Sementara itu, Idris kepada wartawan tidak menutup kemungkinan subsidi haji tahun depan tetap dipertahankan.

“Sampai hari ini tetap apa adanya (subsidi permanen). Final (keputusan tentang subsidi) belum dibahas (belum). Insya Allah, manajemen Tabung Haji (TH) akan memberi pengarahan kepada saya dan kemudian akan kami bawa ke rapat Kabinet,” katanya.

Menurut laporan media pada bulan Maret, biaya untuk melakukan haji tahun ini telah meningkat sekitar sembilan persen dari RM22.900 menjadi RM25.000 per orang dibandingkan dengan RM22.900 pada tahun 2019 dan 2020.

Saat ini, peziarah Malaysia hanya perlu membayar RM9.980 per orang sementara TH mensubsidi sisa RM12.920.

Angka tersebut tetap tidak berubah sejak 2009. — Bernama







Posted By : togel hongkongkong hari ini