Bantuan bagi keluarga untuk move on di era pascapandemi
Sabah

Bantuan bagi keluarga untuk move on di era pascapandemi

Bantuan bagi keluarga untuk move on di era pascapandemi

Datuk Seri Panglima Hajiji Haji Noor

KOTA KINABALU (29 Nov): Pemerintah Sabah akan terus memberikan bantuan kepada
keluarga agar dapat melanjutkan kehidupan di era pascapandemi.

Ketua Menteri Datuk Seri Panglima Haji Hajiji Haji Noor mengatakan berbagai bantuan telah
diberikan terutama kepada keluarga yang terkena dampak.

“Bantuan berupa sembako dan uang telah disalurkan melalui Bantuan Sabah Prihatin (BSP) 1.0, 2.0 dan yang terbaru 3.0 kepada mereka yang pendapatannya terdampak pandemi Covid-19,” ujarnya.

Berbicara bersamaan dengan peluncuran Bulan Keluarga Malaysia tingkat negara bagian yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Pengembangan Keluarga Nasional Negara (LPPKN) pada hari Senin, Ketua Menteri mengatakan temuan dari studi tentang tantangan dan stres orang tua dalam menghadapi gelombang baru Covid- 19 pandemi telah menunjukkan bahwa 79,9 persen keluarga telah terkena dampak gelombang ketiga.

“Oleh karena itu, sudah sepatutnya institusi keluarga diberikan dukungan dalam penanganan masalah terkait Covid-19. Kita beruntung bahwa para pemimpin negara kita berkomitmen untuk memulihkan bangsa dari masalah dan dampak pandemi.

“Pendekatan Keluarga Perdana Menteri Malaysia paling tepat,” katanya.

Hajiji menambahkan, survei dampak pandemi Covid-19 terhadap perilaku dan mata pencaharian, bekerja dari rumah serta keluarga berencana yang dilakukan oleh Lembaga Kependudukan & Pembangunan Keluarga Nasional (LPPKN) di Tanah Air menunjukkan satu dari empat responden mengatakan terjadi perubahan besar dalam hidup mereka.

Efek yang paling mencolok adalah pada pengelolaan keuangan keluarga dengan 49 persen
responden tidak lagi makan di luar, 44 persen mengurangi setiap bulan
pengeluaran, 40 persen lainnya harus menggali tabungan mereka dan 28 persen harus mencari pekerjaan paruh waktu di gig economy.

“Meskipun kita harus hidup dengan Covid-19, itu tidak boleh menjadi halangan bagi kita untuk memperkuat hubungan keluarga kita. Ikatan orang tua-anak yang kuat akan menjadi garis pertahanan pertama untuk membantu anggota keluarga yang menghadapi stres dan efek negatif akibat pandemi, ”katanya.

Menkeu berharap pihak swasta, LSM dan masyarakat juga turut berperan untuk memastikan program-program kesejahteraan keluarga dapat dilaksanakan dengan sukses.

“Saya juga berharap Bulan Keluarga Malaysia yang diperingati setiap November dapat mempersatukan keluarga Malaysia menghadapi krisis ekonomi dan Covid-19,” ujarnya.







Posted By : hk keluar hari ini