CineBah 2021 akan menampilkan delapan film pendek karya Sabahans
Sabah

CineBah 2021 akan menampilkan delapan film pendek karya Sabahans

CineBah 2021 akan menampilkan delapan film pendek karya Sabahans

Viviantie

KOTA KINABALU (26 November): Pemutaran Film Pendek Virtual CineBah 2021 akan memanjakan para cinephiles dengan serangkaian film pendek yang dibuat oleh pembuat film pemenang penghargaan Sabah sendiri.

Dengan dukungan Sabah Creative Industry and Economic Innovation Center (SCENIC), festival online ini akan menampilkan delapan film pendek yang beragam, mulai dari 5 hingga 20 menit.

Acara ini akan diadakan selama tujuh hari, dari 29 November hingga 5 Desember.

Tujuan pemutaran ini adalah untuk memperkenalkan kepada publik Malaysia generasi baru pembuat film Sabahan yang karyanya telah sukses di kompetisi dan festival film lokal dan internasional.

Di antara film-film yang akan diputar adalah ‘Rumah Tanpa Tanah’ oleh pembuat film Sandakan pemenang penghargaan, Putri Purnama Sugua, yang dinominasikan untuk Beasiswa Snow Leopard di Festival Film Dunia Asia ke-6 yang diselenggarakan oleh Hollywood Foreign Press Association (HFPA); ‘Forget Me Not’ oleh pendatang baru, Anwar Johari Ho kelahiran Kota Kinabalu yang filmnya dibuka di Jogja-NETPAC Asian Film Festival yang terkenal dan lulusan baru UNIMAS, kisah dewasa Ekin Kee Charles yang berlatar di Kota Marudu, ‘Pace’ .

Ekin menjadi pemenang Grand Prize Malaysia Timur pertama dari BMW Shorties yang termasyhur pada tahun 2019 – kompetisi film pendek yang sangat bergengsi di mana pemenang menerima RM80.000 untuk memproduksi film pendek mereka berikutnya.

General Manager SCENIC Viviantie Sarjuni mengatakan bahwa SCENIC berharap CineBah 2021 dapat menumbuhkan pemirsa baru, khususnya untuk konten Malaysia Timur.

“Kami di SCENIC sangat bersemangat untuk mendukung CineBah 2021 dan pada gilirannya, masa depan film Sabahan.

“Kamar Kreatif kami adalah salah satu pilar inti SCENIC dan dengan CineBah 2021 dan acara lainnya, SCENIC ingin menciptakan permintaan untuk karya kreatif di negara bagian melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan di ekosistem,” katanya.

Nadira

Sementara itu, Program Director CineBah 2021 Nadira Ilana mengaku bangga dengan terpilihnya film-film pendek dan apa yang telah diraih oleh para talent Sabahan.

“Industri film Sabah masih sangat muda sehingga penting agar suara-suara ini diakui dan didukung.

“Sementara itu, akan sangat bagus untuk menumbuhkan audiens baru yang ingin menonton konten dari Kalimantan,” katanya.

Pada tanggal 2 dan 3 Desember, mulai pukul 19.30 hingga 21.30, akan ada sesi tanya jawab langsung dengan para pembuat film melalui Zoom yang akan dimoderatori oleh programmer, Bebbra Mailin dan Nadira Ilana dalam Bahasa Malaysia dan Inggris.

Dapat dipahami bahwa pemutaran film tersebut tidak memiliki wilayah, yang berarti bahwa pemutaran film tersebut dapat diakses di mana saja di dunia selama minggu tersebut.

SCENIC, sebuah inisiatif di bawah Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi Sabah, adalah badan yang berupaya mempercepat industri di negara bagian itu melalui teknologi, inovasi, kreativitas, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem.







Posted By : hk keluar hari ini