Dua tuan tanah ditangkap karena mengangkut 18 imigran gelap menggunakan MPV
Kosmo

Dua tuan tanah ditangkap karena mengangkut 18 imigran gelap menggunakan MPV

RANTAU PANJANG – Batalyon 9 Pasukan Operasi Umum (PGA) menangkap dua orang yang diduga sebagai tuan tanah dalam mengangkut 18 orang imigran gelap (PATI) dengan menggunakan dua kendaraan serbaguna (MPV) di depan sebuah sekolah agama di sini kemarin.

Penangkapan dilakukan pada pukul 11.00 WIB setelah PGA menerima informasi adanya kegiatan penyelundupan migran di kawasan tersebut.

Komandan Lapangan PGA, Inspektur Azhari Nusi mengatakan, setelah menahan dua mobil MPV Hyundai Starex, petugas yang bertugas memeriksa kendaraan tersebut.

Menurut dia, pemeriksaan pada kendaraan pertama yang dikemudikan tersangka berusia 34 tahun itu menemukan total delapan imigran gelap Myanmar.

“Pemeriksaan pada MPV kedua yang dikemudikan pria berusia 27 tahun itu berhasil menemukan 10 imigran gelap yang juga berkewarganegaraan Myanmar.

“Pemeriksaan lebih lanjut menemukan bahwa semua imigran gelap tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah,” katanya dalam sebuah pernyataan di sini hari ini.

Azhari mengatakan semua imigran gelap diyakini telah diselundupkan ke negara itu dari negara tetangga melalui pangkalan ilegal di daerah perbatasan negara.

Dia mengatakan penyelidikan awal menemukan bahwa dua pria lokal yang ditangkap diyakini bertindak sebagai tuan tanah yang mengangkut semua imigran ilegal.

Dia menambahkan bahwa kasus ini sedang diselidiki sesuai dengan Bagian 26A dari Undang-Undang Anti-Perdagangan Manusia dan Anti-Penyelundupan Migran (Atipsom) 2007 dan Bagian 6 (1) (c) Undang-Undang Keimigrasian 1959. – K! ON LINE


Posted By : pengeluaran hk hari ini 2021