Gugus tugas gabungan untuk mempelajari dampak perpindahan ibu kota Indonesia
Sabah

Gugus tugas gabungan untuk mempelajari dampak perpindahan ibu kota Indonesia

Gugus tugas gabungan untuk mempelajari dampak perpindahan ibu kota Indonesia

Ongkili dan Mustapa berdiskusi dalam pertemuan pada Kamis.

KUALA LUMPUR (25 November): Satuan tugas gabungan telah dibentuk untuk merencanakan dan memantau perkembangan perbatasan di Sabah dan Sarawak sejalan dengan rencana Indonesia untuk memindahkan ibu kotanya ke Kalimantan.

Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Sabah dan Sarawak) Datuk Seri Dr Maximus Ongkili mengatakan gugus tugas akan mempelajari dampak dari pemindahan ibu kota terhadap rencana pembangunan di Sabah, Sarawak dan Kalimantan.

“Satgas ini merupakan upaya bersama antara kami (JPM HESS) dan Departemen Perdana Menteri (Ekonomi) yang diketuai oleh Menteri Datuk Seri Mustapa Mohamed dan saya sendiri,” kata Ongkili usai rapat pendahuluan satgas pertama, Kamis.

Selain pembangunan infrastruktur, satgas juga akan melihat aspek lain seperti pariwisata, pertukaran budaya, pendidikan dan pariwisata kesehatan.

“Kami juga akan melihat isu-isu terkait keamanan perbatasan dan pengaturan Bea Cukai, Karantina dan Keamanan Imigrasi (CIQS) di semua titik masuk yang memungkinkan antara kedua negara,” kata Anggota Parlemen Kota Marudu.

Dia menambahkan bahwa gugus tugas muncul setelah Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob dan anggota parlemen mengangkat minat dan kekhawatiran mereka tentang usulan pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan dari Jakarta.

“Kami sedang menyusun kertas kerja tentang masalah ini dan akan bertemu lagi pertengahan bulan depan, dalam persiapan untuk pertemuan Dewan Khusus tentang Perjanjian Malaysia 1963 di mana kedua menteri utama Sabah dan Sarawak akan terlibat dalam memutuskan pembangunan perbatasan jangka panjang. strategi dan program,” ujarnya.







Posted By : hk keluar hari ini