Hanya empat anggota yang meninggalkan Warisan bersama Mohamaddin
Sabah

Hanya empat anggota yang meninggalkan Warisan bersama Mohamaddin

Hanya empat anggota yang meninggalkan Warisan bersama Mohamaddin

Azhar

KOTA KINABALU (31 Okt): Hanya empat anggota Parti Warisan Sabah (Warisan) yang bergabung dengan Lahad Datu Anggota Parlemen cum anggota dewan negara bagian Segama Datuk Mohamaddin Ketapi mundur dari partai.

Anggota Dewan Tertinggi Warisan Azhar Matussin mengatakan divisi Lahad Datu partai tetap kuat dan berada di jalur untuk merebut kembali kedua kursi dalam pemilihan umum berikutnya.

Dia mengatakan pendukung Warisan Lahad Datu sudah terbiasa dengan ketidakhadiran Mohamaddin karena yang terakhir jarang bertemu dengan orang-orang di daerah pemilihannya.

“Kepergiannya tidak banyak berpengaruh pada pendukung Warisan di Lahad Datu.”

Bahkan, kata Azhar, para pendukung garis keras partai itu muncul untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Warisan dalam konferensi pers.

“Pembekalan yang dilakukan oleh divisi yang dihadiri oleh anggota komite divisi yang terdiri dari Wanita, Wira dan Wirawati, mendapat tanggapan yang tidak terduga … aula penuh dan beberapa pendukung terpaksa menunggu di luar sesuai dengan prosedur operasi standar ( SOP),” katanya dalam sebuah pernyataan, Minggu.

Azhar, yang juga anggota dewan negara bagian Darau, menambahkan jumlah pendukung yang besar mencerminkan dukungan solid mereka terhadap kepemimpinan partai, Datuk Seri Panglima Shafie Apdal.

“Saat ini, pimpinan sedang menyusun strategi untuk memobilisasi mesin untuk persiapan pemilihan umum berikutnya yang akan diadakan kapan saja.”

Dia menambahkan bahwa tiga anggota dewan negara bagian di bawah konstituensi parlementer Lahad Datu telah menunjukkan dukungan penuh mereka kepada kepemimpinan Warisan.

“Anggota Tungku Assaffal Alian, anggota Kunak Norazlina Arif dan anggota Lahad Datu Dumi Pg Masdal tetap teguh dengan Warisan dan fokus membantu rakyat, sesuai dengan amanat yang diberikan kepada mereka oleh pemilih dalam pemilihan negara bagian lalu.”

Sementara itu, anggota Warisan diminta untuk tetap tenang setelah Mohamaddin meninggalkan partai.

Kepala Penerangan Partai, Datuk Awang Ahmad Sah Awang Sahari dalam himbauan tenang mengingatkan anggota partai bahwa dukungan Warisan di tingkat akar rumput tetap kuat.

“Saya tahu banyak anggota partai dan pejuang kecewa dengan tindakan Anggota DPR Lahad Datu cum Segama majelis, tetapi saya tekankan di sini bahwa kepergian tiga perwakilan terpilih Warisan tidak mempengaruhi kepercayaan rakyat terhadap partai,” ujar Awang Ahmad Sah.

Pada hari Sabtu, Mohamaddin mengumumkan bahwa ia meninggalkan Warisan untuk menjadi wakil terpilih independen yang ramah pemerintah. Dia mengikuti jejak mantan anggota Majelis Warisan Sindumin Datuk Dr Yusof Yacob dan anggota majelis Sebatik Hassan Amir Gani.

Mohamaddin, 64, mengatakan kurangnya pembangunan di Lahad Datu dan Segama telah mendorongnya untuk meninggalkan Warisan.

Menurutnya dengan menjadi wakil independen yang bersahabat dengan pemerintah negara bagian Sabah, dia bisa fokus pada pembangunan.

Namun dia menekankan bahwa dia akan tetap menjadi perwakilan independen “murni” di tingkat federal.

Setelah pengunduran diri Mohamaddin, Warisan sekarang tinggal dengan tujuh anggota parlemen dan 19 anggota dewan negara bagian di Sabah.

Awang Ahmad Sah mengatakan Warisan terus menjadi wadah perjuangan kaum Sabahan diperjuangkan.
Dia juga mengklaim bahwa setelah satu tahun berkuasa, Gabungan Rakyat Sabah (GRS) jelas-jelas gagal memenuhi janji pemilu mereka dan ini membuat gusar rakyat.

“Teruslah bekerja untuk membantu masyarakat. Percaya bahwa Warisan akan bangkit lebih kuat pada pemilihan umum ke-15, ”katanya kepada anggota partai.

Sebelumnya, Azhar mengklaim kepergian Mohamaddin dari partai bukan hal yang disengaja.
“Sudah diperkirakan sejak beberapa hari yang lalu,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Azhar menambahkan, tidak mudah menjadi wakil rakyat terpilih yang jujur ​​dan setia pada amanah rakyat sekaligus mengedepankan perjuangan menegakkan harkat dan martabat Sabah.

Ia menilai, memilih jalan mudah dengan mengabaikan amanat yang diberikan dalam Pilkada tidak tepat untuk diterima semua kalangan.

“Mohamaddin melarikan diri dari perjuangan meninggalkan rekan-rekannya di tangan. Sekarang dia berkolusi dengan pihak yang pernah dikatakan buruk. Tetapi orang-orang tahu bagaimana menilai ketika saatnya tiba.

“Apapun itu, kami mendoakan Datuk Mohamaddin Ketapi Selamat Maju Jaya. Mereka yang berada di Warisan masih berdiri kokoh di belakang kepemimpinan partai yang dipimpin oleh Presidennya, Datuk Seri Mohd Shafie Apdal,” katanya.

Azhar mengatakan, sejauh ini pihaknya yakin Majelis Warisan akan tetap fokus membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 sekaligus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang diwakilinya.

“Kami tetap fokus membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan jasa wakil rakyat terpilih di daerahnya,” ujarnya seraya menambahkan tidak perlu keluar partai untuk fokus melayani daerah yang diwakilinya karena pemerintahan saat ini akan sepenuhnya bertanggung jawab atas pembangunan di sana.

“Kami tidak lari dengan pendirian semula setelah diberi amanah menjadi wakil negara terpilih dan akan tetap bersama Warisan,” ujarnya.







Posted By : hk keluar hari ini