‘Jualan Keluarga Malaysia’ Tawarkan Barang Lebih Murah 15 hingga 20 Persen – Nanta
Nation

‘Jualan Keluarga Malaysia’ Tawarkan Barang Lebih Murah 15 hingga 20 Persen – Nanta

‘Jualan Keluarga Malaysia’ Tawarkan Barang Lebih Murah 15 hingga 20 Persen – Nanta

Menteri Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen Datuk Seri Alexander Nanta Linggi berpidato di depan anggota Parlemen di Kuala Lumpur 26 Oktober 2021. – Bernama photo

KUALA LUMPUR (30 Nov): Promosi penjualan, “Jualan Keluarga Malaysia” (Malaysian Family Sale), akan diadakan di 222 daerah pemilihan parlemen dua kali sebulan setiap bulan mulai 4 Desember sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan konsumen mendapatkan kebutuhan dengan harga lebih murah.

Menteri Perdagangan dan Konsumen Dalam Negeri Datuk Seri Alexander Nanta Linggi mengatakan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan semua instansi terkait untuk memastikan promosi penjualan memenuhi target.

“Pada penjualan ini, kami akan memastikan harga sembako lebih murah 15%-20%,” katanya dalam sesi tanya jawab di Dewan Rakyat hari ini.

Ia menjawab pertanyaan Lim Guan Eng (PH-Bagan) yang ingin mengetahui tindakan kementerian untuk menekan lonjakan harga barang.

Nanta mengatakan kementerian juga telah memobilisasi lebih dari 1.000 petugas secara nasional untuk memantau harga 480 item yang dikendalikan untuk memastikan harga tetap pada tingkat yang wajar.

“Kementerian juga akan memperpanjang jangka waktu pelaksanaan Skema Pengendalian Harga Musim Hari Raya (SKHMP) untuk Natal mendatang, yang juga akan dimulai lebih awal,” katanya seraya menambahkan bahwa tanggal penerapan skema akan diumumkan. segera.

Dia memperingatkan para pedagang agar tidak menaikkan harga barang-barang mereka tanpa pandang bulu, dengan mengatakan bahwa kementerian tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap yang salah.

Untuk pertanyaan tambahan dari Lim tentang produsen yang menaikkan harga produk mereka karena kenaikan biaya operasi, Nanta mengatakan kementerian sedang mengadakan pembicaraan dengan kementerian lain, termasuk Kementerian Pertanian dan Industri Makanan (MAFI) untuk mengendalikan pengendalian harga di tingkat petani.

Sementara itu, Nanta mengatakan, isu kenaikan harga tidak hanya terjadi di Malaysia, namun di seluruh dunia.

Dia mengatakan studi oleh badan-badan dunia seperti Forum Ekonomi Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), Lembaga Penelitian Kebijakan Pangan Internasional juga mendukung hal ini.

Bahkan, sebuah laporan oleh Cable News Network (CNN) pada 5 November juga menyebutkan kenaikan harga pangan dunia hingga 30 persen tahun ini, tambahnya.

Dia mengatakan kementerian akan terus menerapkan langkah-langkah proaktif, termasuk memobilisasi 2.200 personel penegak hukum yang ada untuk memastikan pedagang tidak terlibat dalam kegiatan pencatutan.

Kementerian juga akan terus menegakkan ketentuan di bawah Control of Supplies Act 1961 untuk memastikan tidak ada kenaikan harga barang karena kekurangan atau tidak tersedianya barang di pasar, tambahnya. – Bernama







Posted By : togel hongkongkong hari ini