Kebutuhan akan penghalang yang lebih tinggi di unit rumah bertingkat
Nation

Kebutuhan akan penghalang yang lebih tinggi di unit rumah bertingkat

Kebutuhan akan penghalang yang lebih tinggi di unit rumah bertingkat

Wakil Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah Datuk Seri Dr Ismail Abd Muttalib mengatakan meskipun membangun penghalang yang lebih tinggi akan dikenakan biaya tambahan, itu akan diperlukan untuk keselamatan anak-anak. – Bernama file foto

PUTRAJAYA (30 November): Usulan pengembang proyek perumahan bertingkat atau bertingkat untuk membangun penghalang yang lebih tinggi untuk mencegah anak-anak jatuh dari balkon perlu mendapat perhatian, kata Wakil Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah Datuk Seri Dr Ismail Abd Muttalib.

Meskipun langkah itu akan menimbulkan biaya tambahan, itu akan diperlukan untuk keselamatan anak-anak, katanya kepada wartawan setelah menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Perusahaan Pengelolaan Sampah dan Kebersihan Umum (SWCorp) dan Putrajaya Holdings Sdn Bhd (PJH). ).

Dia mengomentari proposal untuk menangani kasus anak-anak yang jatuh dari balkon gedung-gedung tinggi.

Diantaranya adalah 16 November lalu yang melibatkan seorang gadis berusia empat tahun yang meninggal setelah jatuh dari lantai 29 sebuah kondominium di Jalan Ipoh, Kuala Lumpur, dan keesokan harinya (17 November), seorang bocah lelaki berusia lima tahun yang meninggal. , diyakini setelah jatuh dari lantai 16 sebuah kondominium di Batu Caves, Gombak.

Menteri Wilayah Federal Datuk Seri Shahidan Kassim dilaporkan telah menginstruksikan Balai Kota Kuala Lumpur (DBKL) untuk memastikan pengembang proyek perumahan bertingkat atau bertingkat untuk memprioritaskan keselamatan penghuni, termasuk dengan membangun penghalang yang lebih tinggi.

Pada penandatanganan MoU tersebut, Ismail mengatakan hal itu antara lain bertujuan untuk menjalin hubungan strategis melalui penelitian, pengembangan dan studi inovasi, terutama dalam hal-hal yang terkait dengan pengelolaan sampah dan peningkatan penggunaan sistem pengelolaan sampah konstruksi untuk proyek-proyek di bawah PJH. .

Dia mengatakan PJH terlibat dalam 128 proyek pembangunan di Putrajaya yang dapat menghasilkan 84.284 ton limbah konstruksi, termasuk wadah batu, kayu, kayu lapis dan semen yang dapat didaur ulang untuk digunakan di sektor konstruksi. – Bernama







Posted By : togel hongkongkong hari ini