Kuching anggota terbaru Jaringan Kota Kreatif Unesco
Sarawak

Kuching anggota terbaru Jaringan Kota Kreatif Unesco

Kuching anggota terbaru Jaringan Kota Kreatif Unesco

Foto menunjukkan penyebaran hidangan warisan dari Kuching. — Foto dari kuchingcreativecity.com

KUCHING (9 November): Kuching telah dimasukkan sebagai salah satu dari 49 kota baru di bawah Jaringan Kota Kreatif Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (Unesco) Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Dato Sri Abdul Karim Rahman Hamzah mengatakan Kuching telah berhasil mengamankan tempat di jaringan, sebuah proyek oleh Unesco untuk mempromosikan kerja sama di antara kota-kota yang mengakui kreativitas sebagai faktor utama dalam pembangunan perkotaan mereka.

“Kami sangat bangga untuk mengatakan bahwa Kuching telah diterima sebagai salah satu kota untuk Jaringan Kota Kreatif Unesco di bawah bidang gastronomi.

“Ini akan menjadi titik pemasaran yang sangat baik bagi kami dalam hal pariwisata. Jika ingin makanan yang beragam, Kuching, Sarawak adalah yang terbaik,” katanya dalam konferensi pers hari ini.

Dia mengatakan setelah pencapaian ini, Sarawak sekarang memiliki dua pengakuan di bawah Unesco dengan yang lainnya adalah Taman Nasional Mulu di Miri, yang merupakan Situs Warisan Dunia Unesco di Malaysia.

Abdul Karim mengatakan, masuknya Kuching ke dalam Creative Cities Network menyusul permohonan yang diajukan oleh Dewan Kota Selatan (MBKS) Kuching ke Unesco.

Untuk berita terbaru, bergabunglah dengan kami Saluran Telegram.

“Kami memiliki tim dengan MBKS yang terlibat dalam meneruskan aplikasi dengan Unesco.

“Tapi kami akan mengadakan konferensi pers yang tepat untuk mengumumkan pencapaian ini segera setelah kami mendapat berita tadi malam juga,” tambahnya.

MBKS pada bulan April tahun ini mengajukan permohonan agar Kuching diakui sebagai ‘Kota Kreatif Gastronomi’ di bawah Jaringan Kota Kreatif Unesco.

Dewan dalam sebuah pernyataan kemudian mengatakan aplikasi itu adalah yang pertama untuk Malaysia di bawah tujuh bidang kreatif.

MBKS percaya bahwa melalui kerja sama dengan Kementerian Pariwisata, Seni dan Budaya, mereka dapat bekerja bahu membahu dalam mempromosikan Kuching ke dunia sebagai tujuan gastronomi sambil juga membawa pertumbuhan ekonomi kreatif yang dapat bermanfaat bagi warga Sarawak.

Dengan penambahan 49 kota baru, Jaringan Kota Kreatif Unesco kini memiliki total 295 kota yang bekerja sama menuju tujuan bersama – yaitu menempatkan kreativitas dan industri budaya di jantung rencana pembangunan mereka di tingkat lokal serta untuk bekerja sama secara aktif di tingkat internasional.

Selain gastronomi, enam bidang kreatif lainnya di bawah jaringan ini adalah kerajinan dan seni rakyat, desain, film, sastra, seni media, dan musik.







Posted By : info hk