Lelucon pemerkosaan, guru menuntut mantan murid, ayah
Kosmo

Lelucon pemerkosaan, guru menuntut mantan murid, ayah

SHAH ALAM – Seorang pria guru Pendidikan Jasmani di sebuah sekolah menengah yang dituduh bercanda tentang masalah pemerkosaan telah mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap mantan siswa dan ayahnya.

Guru, Khairul Nizam Sanuddin, 43, sebagai penggugat, mengajukan gugatan pencemaran nama baik melalui Tuan Rasshdi, Ema & Yong di Pengadilan Shah Alam pada 26 November, dengan nama Nurain Husniza Saiful Nizam, 17, dan ayah remaja itu Saiful Nizam Ab. Wahab, 42 tahun, masing-masing sebagai terdakwa pertama dan kedua.

Berdasarkan tinjauan sistem pengadilan, gugatan manajemen kasus berikutnya diajukan ke Asisten Panitera Senior Pengadilan Sidang Shah Alam, Nur Syuhada Abdullah pada 2 Desember.

Menurut keterangan gugatan yang diperoleh media, penggugat yang mengajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Pendidikan Kesehatan (PJK) di Sekolah Menengah Kebangsaan Puncak Alam (SMKPA) di sini telah menyinggung sub topik “Amang Seksual dan Perilaku Amang Seksual , Katakan Tidak pada Amang Seksual , Akibat dan Akibat Hubungan Seksual” yang terdapat dalam judul Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Sosial (PEERS).

Penggugat yang telah mengajar selama 21 tahun di sekolah tersebut menyatakan bahwa selama proses pembelajaran, semua siswa harus membawa dan mengacu pada Formulir 5 Buku Ajar Pendidikan Jasmani dan Pendidikan Kesehatan.

Penggugat membantah melakukan gurauan cabul atau gurauan tentang pemerkosaan pada saat pembelajaran PJPK dan tidak ada dorongan untuk melakukan pemerkosaan, justru komunikasi dalam rangka pembelajaran semata-mata untuk pemahaman dan pengajaran.

Penggugat juga mengajukan perintah perintah untuk menahan tergugat agar tidak mengeluarkan pernyataan yang memfitnah lebih lanjut tentang penggugat atau agen mereka dilarang mengulangi semua pernyataan tidak benar tersebut di mana pun dalam bentuk apa pun.

Guru juga menuntut permintaan maaf dari remaja dan ayahnya yang akan dipublikasikan di semua situs media sosial mereka dan mengidentifikasi pihak ketiga serta di surat kabar pilihan penggugat.

Pada saat yang sama, penggugat juga menuntut ganti rugi umum termasuk ganti rugi atas hilangnya reputasi dan kredibilitas, ganti rugi ekstrim serta ganti rugi yang patut dicontoh untuk dinilai oleh pengadilan di samping biaya dan keringanan lain yang dianggap pantas oleh pengadilan.K! ON LINE


Posted By : pengeluaran hk hari ini 2021