Malaysia ingin melanjutkan kerja sama agenda perubahan iklim dengan negara-negara D-8, kata menteri
Nation

Malaysia ingin melanjutkan kerja sama agenda perubahan iklim dengan negara-negara D-8, kata menteri

Malaysia ingin melanjutkan kerja sama agenda perubahan iklim dengan negara-negara D-8, kata menteri

Datuk Seri Ronald Kiandee – Bernama photo

KUALA LUMPUR (14 Jan): Malaysia telah menyatakan niatnya untuk melanjutkan kerja sama regional dan kemitraan cerdas dalam agenda perubahan iklim di antara pembuat kebijakan, ilmuwan, sektor swasta dan komunitas agro negara-negara D-8.

Menteri Pertanian dan Industri Makanan Datuk Seri Ronald Kiandee mengatakan Malaysia juga berbagi strategi khusus yang diambil untuk mendukung agenda perubahan iklim termasuk mendorong penggunaan teknologi dan otomatisasi dalam pendekatan pertanian cerdas dan menciptakan ekosistem yang kondusif untuk industri.

“Memperkuat pendataan terkait ketahanan pangan negara agar dapat diakses dan dipantau, termasuk dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian.

“… serta mengintensifkan penelitian, pengembangan, komersialisasi dan inovasi pada alternatif potensial lainnya untuk beradaptasi dengan perubahan iklim,” katanya dalam sebuah posting di halaman Facebook-nya hari ini.

Hal tersebut dikemukakan Ronald yang memimpin delegasi Malaysia pada Pertemuan Tingkat Menteri Pertanian dan Ketahanan Pangan ke-7 D-8 yang digelar secara virtual kemarin.

Dalam menyikapi tantangan utama di sektor pertanian, Ronald juga menekankan upaya yang dilakukan pemerintah, di antaranya menyusun Kebijakan Agrofood Nasional 2021-2030 (RAN 2.0) dan Rencana Aksi Kebijakan Ketahanan Pangan Nasional 2021-2025.

Pada pertemuan yang dipimpin oleh Menteri Pertanian Bangladesh, Ronald juga menyampaikan bahwa Dhaka Initiatives telah diselesaikan antara lain untuk mengembangkan arah kerjasama dan berbagi teknologi pertanian menuju Climate Smart Agriculture.

“Pertemuan tersebut juga mengharapkan dukungan dari Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), Islamic Development Bank (IsDB) serta mitra strategis lainnya dalam membantu negara-negara anggota D-8,” ujarnya.

D-8 adalah organisasi kerjasama pembangunan yang beranggotakan Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan dan Turki. – Bernama







Posted By : togel hongkongkong hari ini