Masuk gratis ke Sabah akan segera berakhir
Sabah

Masuk gratis ke Sabah akan segera berakhir

Masuk gratis ke Sabah akan segera berakhir

Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Sabah dan Sarawak) Datuk Seri Dr Maximus Ongkili memimpin pertemuan dengan pejabat Departemen Imigrasi di Labuan, pada hari Jumat.

LABUAN (14 Jan): Celah yang memungkinkan arus bebas penumpang yang memasuki Sabah melalui Labuan akan segera menjadi masalah masa lalu.

Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Sabah dan Sarawak) Datuk Seri Dr Maximus Ongkili mengatakan ini setelah pertemuan dengan pejabat senior dari Departemen Imigrasi di sini pada hari Jumat.

Dia mengatakan Departemen Imigrasi Sabah dan Labuan telah meyakinkannya bahwa mereka siap untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk menegakkan hukum dan peraturan untuk melindungi hak imigrasi Sabah jika Pemerintah Negara Bagian mengklaim hak dan wewenang penuhnya berdasarkan Perjanjian Malaysia 1963 (MA63).

“Kami telah mengamati bahwa ada celah imigrasi antara Labuan dan pintu masuk ke Sabah melalui terminal feri Menumbok dan Jesselton Point, di mana tidak ada petugas imigrasi yang ditempatkan di lokasi tersebut.

“Divisi Urusan Sabah dan Sarawak telah mengangkat masalah ini karena takut orang-orang dengan niat buruk menggunakan celah ini untuk membebaskan pramuka, memasuki dan meninggalkan Sabah tanpa catatan dan dokumentasi yang layak,” tegas Onkili.

Dia mencatat bahwa hak imigrasi Sabah telah diencerkan dengan federalisasi Labuan oleh Pemerintah Berjaya pada tahun 1984, dan peraturan imigrasi berikutnya untuk arus lalu lintas bebas antara Peninsular dan Sabah, melalui Labuan sebagai Wilayah Federal.

“Namun, dalam pertemuan itu, Departemen Imigrasi menyatakan siap untuk mempelajari dan menindaklanjuti keputusan Pemerintah Sabah terkait hal tersebut,” katanya.

Ongkili mengatakan Dewan Khusus MA63 yang dipimpin oleh Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob akan memfasilitasi pengambilan keputusan jika Pemerintah Sabah mengangkat masalah tersebut pada pertemuan mendatang bulan depan.

Dalam kasus hak imigrasi Sarawak, itu adalah salah satu dari empat hak MA63 yang dinyatakan tidak dapat dinegosiasikan dan Negara memiliki kekuasaan dan kendali tertingginya.

Di antara yang hadir adalah Direktur Departemen Imigrasi Sabah Sh Sitti Saleha Habib Yussof, Pj Direktur Departemen Imigrasi Labuan Norlela Jumat, dan Pejabat Tugas Khusus Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Sabah dan Sarawak), Philip Yaditing.

Ketua Menteri Sabah Datuk Seri Hajiji Noor telah mengatakan bahwa dia akan meminta laporan dari Departemen Imigrasi tentang kurangnya pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang datang dari Labuan ke negara bagian tersebut.

Hajiji mengatakan dia mengetahui keluhan dari masyarakat tentang mengapa ini terjadi dan bagaimana hal itu dibiarkan begitu lama.

Dia menambahkan bahwa ketika orang tiba di Labuan dari semenanjung atau di tempat lain, mereka akan diperiksa oleh otoritas imigrasi, tetapi ini tidak terjadi ketika mereka datang ke Sabah dari pulau.

“Ada permintaan dari masyarakat agar yang masuk ke Sabah (dari Labuan) juga harus melalui pemeriksaan keimigrasian yang sama,” ujarnya kepada wartawan belum lama ini.







Posted By : hk keluar hari ini