Mengelola pandemi Covid-19 periode tersulit dalam karir politik saya – Muhyiddin
Nation

Mengelola pandemi Covid-19 periode tersulit dalam karir politik saya – Muhyiddin

Mengelola pandemi Covid-19 periode tersulit dalam karir politik saya – Muhyiddin

Tan Sri Muhyiddin Yassin menunjukkan biografi bergambar berjudul “Abah Teguh Kita Bersama”. – Foto bernama

KUALA LUMPUR (26 Nov): Tan Sri Muhyiddin Yassin menganggap masa jabatannya sebagai perdana menteri di masa pandemi Covid-19 sebagai episode terberat dalam karir politiknya selama hampir 50 tahun.

Muhyiddin mengatakan dia dipercayakan dengan tanggung jawab besar untuk mengarahkan bangsa selama puncak pandemi Covid-19, krisis kesehatan global yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“…dan seperti yang kita ketahui, ini adalah krisis yang mengancam kehidupan dan penghidupan rakyat secara besar-besaran dan berlangsung hingga hari ini,” kata mantan perdana menteri itu saat meresmikan peluncuran biografi bergambar berjudul “Abah Teguh Kita Bersama” di sini hari ini.

Turut hadir Ketua Dewan Rakyat Datuk Mohd Rashid Hasnon dan Menteri Perkebunan dan Komoditas Datuk Zuraida Kamaruddin.

Muhyiddin, yang juga Ketua Dewan Pemulihan Nasional (MPN), mengatakan bersama rekan-rekannya di Kabinet, pemerintah saat itu telah melakukan yang terbaik untuk mengatasi krisis, dengan prioritas diberikan untuk menyelamatkan nyawa dan mata pencaharian.

“Saya memimpin rapat Dewan Keamanan Nasional hampir setiap hari dan sekaligus mengelola hal-hal terkait Covid-19 siang dan malam untuk mendapatkan laporan terbaru dari Dirjen Kesehatan, Menteri Kesehatan, Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi dan sebagainya.

“Saya sangat menyayangkan kematian yang terus terjadi dan masih banyak yang terkena dampak pandemi yang belum berakhir, apalagi ribuan orang yang tidak memiliki pekerjaan dan berjuang,” ujarnya saat menggambarkan pengalaman menangani pandemi saat diangkat menjadi Perdana Menteri. pada 29 Februari 2020 sebagai tak terlupakan.

Sementara itu, biografi bergambar setebal 248 halaman itu antara lain kumpulan 370 foto yang menceritakan perjalanan Muhyiddin dalam pemerintahan dan administrasi politik, mulai sebagai asisten sekretaris negara Johor pada tahun 1970, anggota parlemen, anggota parlemen negara bagian dan Menteri Besar Johor.

Ini juga menampilkan periode ketika ia memimpin enam kementerian federal, tugasnya sebagai Wakil Perdana Menteri dan akhirnya sebagai Perdana Menteri kedelapan negara itu, selain juga melayani di bawah tujuh perdana menteri sebelum itu.

Biografi ini diterbitkan bekerja sama dengan Pertubuhan Tumbuhan Minda Merdeka, Ummah Aid Foundation dan Zumail Global Sdn Bhd dengan 15.000 eksemplar pertama siap dijual di rak buku seharga RM250 eksemplar. – Bernama







Posted By : togel hongkongkong hari ini