MOE Diduga Mengirimkan Pemeriksaan Spot Periode Pelarangan Edaran Di Institusi Pendidikannya
Says

MOE Diduga Mengirimkan Pemeriksaan Spot Periode Pelarangan Edaran Di Institusi Pendidikannya

Tuduhan itu terungkap ketika advokat hak-hak perempuan dan peneliti kesetaraan gender di ISIS Malaysia, Tashny Sukumaran, diposting di Twitter bahwa seorang siswa yang belajar di Sekolah Kejuruan ERT di Setapak menghubunginya tentang insiden tersebut.

Siswa tersebut menuduh bahwa dia dan sekitar 30 wanita muda lainnya berusia 18 dan 19 tahun ditangkap dan diberikan cotton bud untuk membuktikan bahwa mereka sedang menstruasi pada pukul 19.50, 18 Oktober.

Mahasiswa tersebut mengatakan kepada mantan jurnalis tersebut bahwa perguruan tinggi telah melakukan praktik tersebut sejak lama.

“Menurut dia, pemeriksaan periode ini sempat terhenti beberapa saat setelah kehebohan awal tahun ini, tetapi dimulai lagi hanya karena seseorang melakukan salat sendirian, bukan dengan orang lain di asrama surau,” cuit Tashny.

Dia menambahkan bahwa para siswa mencoba untuk melawan instruksi yang diberikan tetapi diabaikan.

“Jika Anda merasa tidak nyaman tentang hal itu, maka lakukanlah shalat Anda,” kata mereka diduga, menyiratkan para siswa menggunakan menstruasi sebagai alasan untuk melarikan diri dari shalat berjamaah.

Dalam utas Twitter-nya yang diposting pada pukul 14:00 pada hari Selasa, 26 Oktober, Tashny mendesak Radzi dan MOE untuk segera menyelidiki masalah ini. Setelah itu, tim komunikasi Radzi mengatakan menteri sendiri akan mengunjungi perguruan tinggi.


Posted By : togel hongÄ·ong