Pasca-Covid-19 membutuhkan kebijaksanaan dalam kepemimpinan untuk perencanaan pemulihan – Sultan Nazrin
Nation

Pasca-Covid-19 membutuhkan kebijaksanaan dalam kepemimpinan untuk perencanaan pemulihan – Sultan Nazrin

Pasca-Covid-19 membutuhkan kebijaksanaan dalam kepemimpinan untuk perencanaan pemulihan – Sultan Nazrin

Sultan Perak, Sultan Nazrin Shah (kiri) menyampaikan pidato kerajaannya pada upacara penobatan untuk penghargaan dan medali negara, yang diadakan bersamaan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-65 di Istana Iskandariah di Kuala Kangsar, Perak hari ini. Ia didampingi oleh Raja Permaisuri Perak Tuanku Zara Salim. – Foto bernama

KUALA KANGSAR (14 Nov): Pasca-Covid-19 membutuhkan kebijaksanaan dalam kepemimpinan serta manajemen yang dinamis dan energik dalam merencanakan strategi pemulihan yang dapat menciptakan dampak yang berarti bagi masyarakat, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan, kata Sultan Perak, Sultan Nazrin Syah.

Ia mengatakan, kearifan para pemimpin masa lalu yang telah merumuskan program-program pengentasan kemiskinan pada masa pasca kemerdekaan dan ketika Kebijakan Ekonomi Baru (NEP) pertama kali diperkenalkan, patut dicontoh dan dijadikan acuan dan pedoman.

“Pendidikan merupakan program yang paling berhasil untuk mencapai tujuan NEP yaitu pengentasan kemiskinan dan penataan kembali masyarakat. Mayoritas yang berhasil lepas dari belenggu kemiskinan dan peningkatan golongan kelas menengah terutama di kalangan masyarakat Melayu, diraih melalui program pendidikan.

“Setelah pandemi, platform pendidikan yaitu sekolah, universitas dan pusat pendidikan adalah institusi yang terkena dampak langsung. Pelajar di sekolah-sekolah serta berbagai lembaga pelatihan dan pendidikan adalah korban atau korban yang sangat menderita ketika Perintah Pengendalian Gerakan diberlakukan,” kata Yang Mulia.

Sultan Nazrin Shah mengatakan ini pada upacara penobatan untuk penghargaan dan medali negara, yang diadakan bersamaan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-65 di Istana Iskandariah di sini hari ini, yang juga dihadiri oleh Raja Permaisuri Perak Tuanku Zara Salim.

Pada upacara tersebut, Sultan Nazrin menyerahkan penghargaan dan medali kepada 38 dari 339 penerima, sedangkan sesi kedua upacara untuk penerima yang tersisa akan diadakan pada tanggal yang akan disetujui oleh Sultan Nazrin, tergantung pada situasi Covid-19 pada saat itu. waktu.

Menteri Besar Perak Datuk Saarani Mohamad yang memimpin daftar 339 penerima, dianugerahi penghargaan ‘Darjah Dato’ Seri Paduka Mahkota Perak ‘(SPMP), yang menyandang gelar ‘Datuk Seri’.

Sebagai catatan, dari 339 penerima tersebut, 147 merupakan penerima pelantikan 2020 sedangkan 192 penerima tahun ini dan upacara tersebut diselenggarakan serentak pasca pandemi COVID-19 tahun lalu.

Dalam sambutannya Sultan Nazrin menyampaikan keprihatinan atas kondisi pendidikan di tanah air yang masih kekurangan infrastruktur yang memungkinkan pendekatan pendidikan baru dapat dinikmati secara merata oleh semua orang.

“Masyarakat di pedesaan menghadapi kesulitan dengan metode belajar mengajar berbasis rumah (PDPR) karena koneksi internet yang lambat dan tidak stabil.

“Sedangkan mereka yang berada dalam kategori berpenghasilan rendah dan miskin menghadapi kesulitan keuangan dan tidak mampu menyediakan perangkat digital yang berkualitas bagi anak-anaknya,” katanya.

Karena itu, Sultan Nazrin mengatakan adalah tanggung jawab negara untuk mempelajari dan merekayasa ulang kebijakan dan program di bidang kesehatan, pasokan pangan, pendidikan, kesejahteraan dan sumber daya manusia, terutama ketergantungan yang berlebihan pada pekerja asing.

Penguasa mengatakan negara harus siap dan berani melakukan audit untuk menilai kekuatan dan kelemahan aset perangkat keras dan perangkat lunaknya serta sumber daya manusianya dalam hal kuantitas, kualitas keahlian, pengalaman, dan keahlian.

“Penting untuk mempercepat langkah-langkah perbaikan agar negara lebih siap dalam menghadapi krisis di masa depan.

“Krisis yang melanda harus menjadi pembuka mata untuk mencetuskan pemikiran baru, merumuskan metode baru, mengeksplorasi pendekatan baru, menempatkan prioritas baru dan memperkenalkan budaya baru mengelola negara,” kata Sultan Nazrin. – Bernama







Posted By : togel hongkongkong hari ini