Pengubah permainan Jesselton New City untuk ekonomi Sabah
Sabah

Pengubah permainan Jesselton New City untuk ekonomi Sabah

Pengubah permainan Jesselton New City untuk ekonomi Sabah

Bung Moktar berbicara kepada pers tentang usulan Kota Baru Jesselton.

KOTA KINABALU (29 Nov): Usulan Kota Baru Jesselton yang terletak di sebelah Sabah International Convention Center (SICC) di Tanjung Lipat akan menjadi game changer bagi perekonomian negara.
Setelah selesai, itu akan menarik lebih banyak pengunjung ke Sabah, kata Wakil Ketua Menteri Datuk Seri Bung Moktar Radin.

Hal itu dikatakannya saat ditemui usai menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara WHSB Ventures Sdn Bhd (WVSB) yang telah bekerja sama dengan Vizione Construction Sdn Bhd, Sycal Skycity Sdn Bhd dan Guangcai China (M) Sdn Bhd untuk multi -proyek miliar ringgit yang akan melihat layanan Skytrain yang menghubungkan Bandara Internasional Kota Kinabalu (KKIA) ke Universiti Malaysia Sabah (UMS) melalui pusat kota kota.

Pengembangan Jesselton New City dengan perkiraan nilai pembangunan kotor RM5 miliar diharapkan akan selesai dalam enam tahun dan itu akan menjadi bagian dari fase kedua Skytrain yang dikenal sebagai KKIA Express Line 2.

KKIA Express Line 2 akan membentang lebih dari 15km dari terminal Jesselton Central ke pusat administrasi pemerintah negara bagian serta pusat administrasi Federal, UMS dan akhirnya kawasan komersial dan perumahan Alamesra.

Bung Moktar mengatakan investor dari Hongkong, China tertarik untuk berinvestasi di proyek Skytrain serta Jesselton New City.

Pengembangan 30 hektar akan mencakup resor, pelabuhan kapal pesiar dan taman hiburan yang akan menjadi daya tarik besar, katanya.

“Kami akan memiliki taman hiburan (di sana). Sebelumnya masyarakat harus pergi ke Genting dan Langkawi untuk menikmati atraksi seperti itu, tetapi sekarang investor memberikan kesempatan ini kepada Sabahan dan pengunjung negara,” kata Menteri Pekerjaan Umum.

Soal reklamasi laut untuk pembangunan dan bagaimana dampaknya terhadap ekosistem laut, Bung Moktar mengatakan akan dilakukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebelum proyek dilaksanakan.

“Akan ada beberapa pekerjaan reklamasi yang dilakukan tetapi saya jamin ekosistem laut dan tempat menyelam di dekatnya tidak akan terpengaruh,” katanya.

Soal apakah pembangunan akan mengambil lebih banyak ruang publik di kota, Bung Moktar mengatakan itu tidak akan terjadi.

Ketika ditanya tentang Skytrain, dia mengatakan akan mirip dengan yang ada di China dan delegasi dari Sabah akan segera mengunjungi negara dan pabrik untuk melihat bagaimana mesin itu diproduksi dan dioperasikan.

Dia juga mengatakan bahwa mereka berharap untuk melihat proyek dimulai pada Februari tahun depan.

Skytrain, tegasnya, juga tidak akan mempengaruhi ekosistem karena akan menggunakan tenaga surya.







Posted By : hk keluar hari ini