Pengusaha wanita Wawa menyangkal polisi yang memalukan
Sabah

Pengusaha wanita Wawa menyangkal polisi yang memalukan

Pengusaha wanita Wawa menyangkal polisi yang memalukan

Wawa (kanan) bersama penasihat hukumnya Luke di luar ruang sidang, Kamis.

KOTA KINABALU (18 November): Seorang pengusaha pada hari Kamis mengklaim persidangan di Pengadilan Kota Kinabalu karena mempermalukan seorang polisi lalu lintas di depan rekan-rekannya di sebuah blok jalan di sini.

Nur Jawaheer Ismail, 34, yang akrab dipanggil Wawa, didakwa di hadapan hakim Stephanie Sherron Abbie berdasarkan Pasal 509 KUHP.

Jika terbukti bersalah atas bagian tersebut, dia dapat dikenakan hukuman penjara hingga lima tahun atau denda atau keduanya, setelah terbukti bersalah.

Selain diduga mengucapkan ungkapan lokal “aku rungkup kau”, dakwaan juga menyatakan bahwa terdakwa diduga mengatakan akan menelanjangi polisi jika dia seorang wanita.

The alleged words said in front of the policeman”s workmates, a senior police officer and a policewoman at the roadblock in Kepayan on June 1 were “Nasib kau ni lelaki, kalau kau perempuan sudah lama aku kasi telanjang kau, aku rungkup kau”.

Diketahui bahwa arti dari “rungkup” adalah ingin memukul seseorang.

Wawa, yang diwakili oleh pengacara Luke Ressa Balang, dibebaskan dengan jaminan RM2.000 dengan dua penjamin lokal.

Hakim menetapkan 9 Desember untuk manajemen kasus pra-persidangannya.

Pengadilan juga memerintahkan Wawa untuk melapor sebulan sekali di kantor polisi, sambil menunggu penyelesaian kasus tersebut.

Dugaan kejadian itu terekam dalam video dan menjadi viral.







Posted By : hk keluar hari ini