Polisi Penang mengkonfirmasi penangkapan anggota majelis Perak yang dites positif menggunakan narkoba di outlet hiburan Perai
Nation

Polisi Penang mengkonfirmasi penangkapan anggota majelis Perak yang dites positif menggunakan narkoba di outlet hiburan Perai

Polisi Penang mengkonfirmasi penangkapan anggota majelis Perak yang dites positif menggunakan narkoba di outlet hiburan Perai

Kepala Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Penang ACP Mustafa Kamal Gani Abdullah mengatakan pria itu, berusia 50-an, ditangkap pada jam 9 malam di pusat itu setelah tes urinnya kembali positif menggunakan narkoba. – Foto Surat Melayu

BUKIT MERTAJAM (14 Jan): Polisi Penang telah mengkonfirmasi penangkapan seorang anggota dewan negara dari Perak yang dinyatakan positif menggunakan narkoba dalam penggerebekan di sebuah pusat hiburan di Perai di sini kemarin.

Kepala Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika Penang ACP Mustafa Kamal Gani Abdullah mengatakan pria itu, berusia 50-an, ditangkap pada jam 9 malam di pusat itu setelah tes urinnya kembali positif menggunakan narkoba.

“Selama pemeriksaan outlet hiburan, yang beroperasi menggunakan lisensi restoran, kami menemukan bahwa tempat itu sebelumnya beroperasi sebagai klub malam dan, pada kenyataannya, tata letaknya tetap sama (sebagai klub malam). Selama penggerebekan, ada 82 orang di sana.

“Kami menangkap 48 di antaranya. Sebanyak 36 dinyatakan positif narkoba, 28 di antaranya adalah pria, termasuk anggota dewan negara, dan delapan wanita, semuanya berusia antara 21 dan 70 tahun, ”katanya saat dihubungi Bernama hari ini.

Dia menambahkan bahwa mereka juga menangkap 12 wanita asing, menambahkan bahwa polisi masih menyelidiki apakah mereka sedang menjamu pelanggan atau berada di sana bersama teman-teman.

Mustafa Kamal mengatakan ke-12 wanita itu ditahan karena pelanggaran terkait dengan Undang-Undang Imigrasi, termasuk gagal menunjukkan dokumen perjalanan dan karena tinggal lebih lama.

Menguraikan, dia mengatakan anggota dewan itu telah ditahan selama sehari dan akan dibebaskan dengan jaminan polisi sambil menunggu laporan laboratorium.

“Tes urin pertamanya positif, tapi polisi akan menunggu laporan sampel urinnya dari laboratorium untuk tindakan lebih lanjut,” katanya.

Dia mengatakan kasus yang melibatkan anggota dewan, yang bukan seorang “Datuk”, akan dilakukan sesuai dengan Bagian 15(1)(a) dari Undang-Undang Narkoba Berbahaya. – Bernama







Posted By : togel hongkongkong hari ini