Sabah mencari alokasi yang lebih besar untuk pemuda, program olahraga
Sabah

Sabah mencari alokasi yang lebih besar untuk pemuda, program olahraga

Sabah mencari alokasi yang lebih besar untuk pemuda, program olahraga

Ellron (kiri) menyerahkan dokumen kepada Dr Wasitah.

KOTA KINABALU (Nov 25): Kementerian Pemuda dan Olahraga Federal telah didesak untuk mempertimbangkan mengalokasikan Sabah dengan alokasi yang lebih besar untuk melaksanakan program pemuda dan olahraga tahun depan dan di masa depan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Sabah Datuk Ellron Angin mengatakan alokasi yang lebih besar akan disesuaikan dengan luas lahan Sabah.

“Sabah memiliki luas total 69.993 km2, dengan enam divisi dan 27 distrik penuh, 11 kecamatan dan persebaran penduduk yang tidak merata serta faktor geografi, dengan total 3,3 juta pemuda. “Faktor-faktor ini membuat sulit untuk menyebarkan pekerjaan pengembangan pemuda di Sabah dengan sumber daya keuangan yang terbatas,” katanya pada Dewan Konsultasi Pemuda yang diadakan di Hotel Hilton di sini, Kamis.

Ia menambahkan, pendistribusian program yang lebih banyak akan memudahkan petugas dari kementeriannya untuk mendekati pemuda pedesaan dan memastikan tidak ada pemuda yang tertinggal dalam pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan fisik sehingga mereka dapat mengambil manfaat dari APBN 2022 yang diumumkan baru-baru ini.

Ellron juga mengingatkan, salah satu fokus APBN adalah mewujudkan keluarga bahagia dan pengembangan pemuda dan olahraga.

“Kita dapat melihat bahwa pemerintah telah menekankan pada pemuda. Pemerintah juga ingin memulihkan ekonomi dan membantu membangun kehidupan yang kondusif bagi kaum muda seperti memberikan jaminan kesempatan magang dan pekerjaan yang melibatkan instansi pemerintah dan swasta,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah menyadari bahwa pemuda adalah penentu naik turunnya negara.

Ellron juga mengatakan, pemerintah telah menyiapkan berbagai peluang agar pemuda dapat berperan dalam proses pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, ia juga menjelaskan bahwa Dewan Konsultasi Pemuda bertemu setiap tahun di mana diskusi tentang kebijakan dan agenda pembangunan terkait pemuda terjadi antara pemuda dan pemerintah.

“Ini untuk memastikan setiap masalah yang relevan dengan kaum muda akan diperhatikan dan ditindaklanjuti, sesuai dengan itu,” katanya.

Ia menambahkan bahwa rekomendasi dan ide dari forum tersebut dapat diusulkan untuk menjadi kebijakan Negara Bagian atau Pemerintah Federal dan bermanfaat bagi masa depan kaum muda.

“Secara tidak langsung dapat menentukan jatuh bangunnya negara dan negara di masa depan,” tambahnya.

Ellron juga mengatakan bahwa banyak orang yang terkena dampak ekonomi dan sosial dari Covid-19, dan ini membuat para pemuda yang baru mulai mandiri menjadi khawatir.

“Menyadari masalah tersebut, pemerintah telah bertindak melalui berbagai inisiatif seperti pembentukan Dewan Ketenagakerjaan Nasional, pelaksanaan Penjana Kerjaya, pengenalan skema pemagangan nasional, pemberdayaan TVET dan semua asosiasi pemuda dari semua tingkatan, penyelenggaraan program e-belia dan pendampingan Prihatin Rakyat.

Turut hadir adalah Direktur Jenderal Pemuda dan Olahraga Federal Dato Dr Hajjah Wasitah Mohd Yusof yang mengatakan model pengembangan pemuda baru yang diluncurkan bulan lalu akan mempersiapkan pemuda menuju Komunitas Cerdas dan Komunitas 5.0.

Dr Wasitah mengatakan bahwa model baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjawab tantangan yang dihadapi kaum muda pasca Covid-19 serta untuk mempersiapkan mereka menghadapi perubahan lanskap digital yang melibatkan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kemampuan mereka melalui pemikiran analitik dan inovasi, efisiensi dalam menangani teknologi baru serta berfokus pada budaya inovasi dan kreativitas.

Selain itu, model baru ini juga diarahkan untuk meningkatkan sosial ekonomi melalui inisiatif yang memberikan peluang dan penciptaan lapangan kerja, pendidikan dan keterampilan untuk masa depan; untuk mengurangi tingkat pengangguran dan penyakit sosial di kalangan pemuda terutama yang berkaitan dengan kesehatan mental remaja; untuk memperkuat ekosistem pengembangan pemuda, dengan fokus pada hubungan pemuda dengan keluarga, masyarakat, dan lembaga pemerintah mereka; untuk menumbuhkan pemuda yang percaya diri, aktif dan tangguh; dan mendapatkan manfaat dalam penggunaan teknologi, sejalan dengan era digital saat ini, ujarnya.

Dr Wasitah juga berbagi upaya yang direncanakan oleh departemennya untuk memberdayakan asosiasi pemuda tahun depan.

Diantaranya adalah Kem Anak Muda (KAMU) yang merupakan program tipe outdoor dan indoor yang diarahkan untuk menanamkan kesadaran akan bahaya dan ancaman penyakit sosial dan Masjid Fit.

Program lain yang direncanakan adalah Parlimen Belia Malaysia @ Komuniti, Drive Youth Future, program dan peluang kewirausahaan dan ekonomi pemuda serta program ekonomi lainnya seperti Youth Urban Farming, Agro Youth Trademark Do It Yourself, Youth Agrotech dan lain-lain.







Posted By : hk keluar hari ini