Sarawak beruntung memiliki kepemimpinan yang adil tanpa memandang ras, agama – Abang Johari
Sarawak

Sarawak beruntung memiliki kepemimpinan yang adil tanpa memandang ras, agama – Abang Johari

Sarawak beruntung memiliki kepemimpinan yang adil tanpa memandang ras, agama – Abang Johari

Abang Johari secara simbolis meresmikan acara dengan memukul beduk. – foto Ukas

KUCHING (30 November): Sarawak beruntung memiliki kepemimpinan yang menerapkan integritas dan adil untuk semua ras dan agama, kata ketua menteri Datuk Patinggi Tan Sri Abang Johari Tun Openg.

“Ketika kita diberi tanggung jawab, kita harus adil kepada semua. Saya adil kepada semua sebagai menteri utama seperti yang akan saya tanyakan. Kami membantu non-Muslim di komunitas kami, itulah sebabnya kami memiliki Unifor (Unit untuk Agama Lain).

“Selain membangun masjid dan surau, kami juga membantu non-Muslim membangun rumah ibadah mereka. Itu didasarkan pada atribut Konstitusi Madinah.

“Kami tidak berkelahi. Itulah yang kami nikmati di sini di Sarawak. Kita adil karena dalam Islam ada teori bahwa kita tidak boleh mengambil hak orang lain,” ujarnya dalam Seminar Integritas Kepemimpinan Masjid dan Surau di Sri Aman hari ini.

Abang Johari mencontohkan bahwa ketika dia dan kawan-kawan diberi kekuasaan untuk mengatur negara dengan cara ini, mereka mampu memerintah secara adil, dengan memperhatikan masyarakat yang berbeda ras, agama dan budaya.

Dia lebih lanjut mencatat bahwa penting untuk mengelola masjid dan surau sesuai dengan prinsip-prinsip seperti itu dalam agama Islam juga.

“Seminar ini kami selenggarakan bukan untuk mengajar tetapi untuk mengingatkan diri kita sendiri betapa pentingnya tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita. Dari perspektif Islam, kepercayaan (amanah) sangat penting dalam mengelola tanggung jawab kita.

“Kami berharap seminar ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang berpartisipasi, terutama para pimpinan masjid dan surau dalam menjalankan tanggung jawabnya,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri di Departemen Kementrian (Integritas dan Ombudsman) Datuk Thalib Zulpilip mengatakan, seminar tersebut bertujuan untuk tiga tujuan utama, yaitu menumbuhkan integritas dan tata pemerintahan yang baik dalam pengelolaan masjid dan surau; meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan masjid dan surau secara efisien dan efektif; dan menjadikan masjid dan surau sebagai lembaga pengembangan keagamaan.

“Salah satu isu utama yang sering dibahas adalah masalah pengelolaan rekening dana masjid dan surau. Itu harus selalu transparan, efisien dan teratur. Begitu pula dengan tata laksana harta, kebersihan, pemeliharaan masjid dan surau, dan sebagainya.

“Kita dapat mengamati bahwa masjid atau surau yang dikelola dengan baik dan benar akan menjadi masjid atau surau yang tertib, tidak hanya secara fisik, tetapi jemaah juga dapat menjalankan ibadah dengan baik dan nyaman,” katanya seraya menambahkan bahwa dalam hal kontribusi dana, masjid atau surau yang dikelola dengan baik akan menerima sumbangan dari anggota dan masyarakat.

Talib mencatat bahwa Dewan Islam Sarawak telah menerapkan beberapa inisiatif untuk meningkatkan kompetensi dan integritas pengelolaan masjid dan surau di negara bagian termasuk Program Standar Peringkat Bintang Masjid Negara Sarawak.

“Mendapatkan bintang lima berarti masjid atau surau itu baik dalam semua aspek administrasi, manajemen keuangan, keamanan, dan kebersihan.

“Saya yakin dengan inisiatif ini, pengelolaan dan administrasi masjid dan surau akan lebih tertib dan sistematis,” katanya.







Posted By : info hk