Selesaikan masalah yang lebih mendesak sebelum perencanaan kota pintar – perwakilan Luyang
Sabah

Selesaikan masalah yang lebih mendesak sebelum perencanaan kota pintar – perwakilan Luyang

Selesaikan masalah yang lebih mendesak sebelum perencanaan kota pintar – perwakilan Luyang

Phong

KOTA KINABALU (12 November): Anggota Majelis Negara Bagian Luyang Phoong Jin Zhe kemarin mendesak Pemerintah Negara Bagian Sabah untuk fokus pada infrastruktur dasar sebelum berbicara tentang kota pintar.

“Pemerintah negara bagian harus terlebih dahulu mengatasi infrastruktur dasar, transportasi umum dan sistem drainase yang selama ini tertinggal.

“Tidak relevan membahas kota pintar sebelum semua masalah ini diselesaikan,” kata Phoong dalam sebuah pernyataan.

Pada hari Kamis, Ketua Menteri Datuk Seri Hajiji Noor berbagi bahwa beberapa daerah akan membangun “kota pintar” sesuai dengan rencana strategis Pemerintah Digital.

Phoong mengatakan pengumuman ‘Kota Pintar’ hanya akan menjadi bahan tertawaan jika jalan kita terus penuh dengan lubang, transportasi umum yang mengandalkan bus usang dan Balai Kota bahkan tidak dapat mengumpulkan sampah tepat waktu.

“Masyarakat tidak akan bisa berhubungan karena tuntutan yang paling mendasar tidak bisa dipenuhi,” katanya.

Kepala DAPSY Sabah menekankan bahwa pemerintah negara bagian harus memanfaatkan pajak penjualan minyak bumi untuk meningkatkan infrastruktur di seluruh negara bagian.

“Pemerintah negara bagian harus belajar berjalan sebelum berlari. Jalan, transportasi umum, pasokan air dan listrik, layanan pemerintah daerah semuanya harus ditingkatkan sebelum membahas tentang kota pintar.

“Pajak penjualan minyak bumi diperkirakan mengumpulkan total RM1,25 miliar dan pemerintah negara bagian harus memanfaatkan pendapatan ini sesuai dengan itu,” desak Phoong.

Pajak penjualan minyak bumi dilaksanakan oleh pemerintah koalisi Warisan-PH.

“Dalam APBN mendatang, Pemerintah Negara harus fokus pada pembangunan infrastruktur, khususnya masalah banjir di Kota Kinabalu Raya.

“Alokasikan dana yang cukup untuk mengembangkan dan memperbaiki sistem drainase kita.

“Penting untuk mendorong negara menuju digitalisasi sesuai dengan tren global, namun, pertama-tama kita harus menyelesaikan masalah utama rakyat,” kata ketua Pemuda PH Sabah.

Pemerintah Sabah akan mendirikan beberapa “kota pintar” di beberapa lokasi populer yang akan diarahkan oleh rencana strategis Pemerintah Digital.

Hajiji mengatakan bahwa pengembangan kota pintar adalah untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital dan mempromosikan budaya digital untuk meningkatkan kualitas hidup yang akan membawa manfaat keseluruhan bagi masyarakat.

Ia mengatakan hal ini sejalan dengan prinsip ketiga dari target Sabah Maju Jaya yaitu Infrastruktur Hijau dan Jaringan Keberlanjutan.







Posted By : hk keluar hari ini