Syed Saddiq mengatakan Muda menolak PH karena menerima ‘katak’
Nation

Syed Saddiq mengatakan Muda menolak PH karena menerima ‘katak’

Syed Saddiq mengatakan Muda menolak PH karena menerima ‘katak’

Presiden Muda Syed Saddiq Syed Abdul Rahman mengkritik Pakatan Harapan (PH) karena menurunkan dua mantan anggota majelis UMNO yang pembelotannya memaksa pemilihan negara bagian Melaka. – Foto MalayMail

KUALA LUMPUR (6 November): Presiden Aliansi Demokratik Bersatu Malaysia (Muda) Syed Saddiq Syed Abdul Rahman mengkritik Pakatan Harapan (PH) hari ini karena menurunkan dua mantan anggota majelis UMNO yang pembelotannya memaksa pemilihan negara bagian Melaka.

Menanggapi pengumuman calon koalisi hari ini, Syed Saddiq mengatakan Muda juga tidak akan ikut serta dalam pemilihan negara bagian Melaka atau mendukung kampanye PH karena bertentangan dengan politik yang tidak berprinsip.

“Muda menolak politik katak, Muda menolak politik yang tidak bermartabat, Muda menolak politik ini tanpa prinsip yang pada akhirnya membebani rakyat, menyebabkan lebih dari RM42 juta dihabiskan untuk pemilihan negara bagian ini terutama selama pandemi.

“Itulah mengapa Muda memutuskan untuk tidak mendukung Pakatan Harapan dalam pemilihan ini, karena (PH) menjunjung tinggi politik yang tidak terhormat ini, politik yang membela katak politik ini.

“Muda memutuskan untuk memilih keluar dari pemilihan ini dan sebagai gantinya fokus pada GE15 mendatang dan untuk memperkuat politik layanan. Yang jelas kami tidak ingin mengutamakan kursi di atas prinsip,” ujarnya dalam konferensi pers hari ini.

Syed Saddiq menegaskan bahwa Muda, meskipun berada di bangku Oposisi dengan PH, tidak setuju dengan politik yang terakhir.

Sebelumnya hari ini, PKR mengumumkan 11 kandidatnya untuk pemilihan negara bagian Melaka. Di antara mereka adalah mantan menteri utama Melaka Datuk Seri Idris Haron dan Datuk Nor Azman Hassan, yang sebelumnya dari UMNO.

Syed Saddiq juga mengatakan PH telah mengirimkan pesan yang jelas tentang di mana letak loyalitasnya dengan keputusan untuk memilih dua pembelot daripada sekutunya.

Sebelumnya hari ini, ketika mengumumkan kandidat PKR, presiden partai Datuk Seri Anwar Ibrahim menyalahkan “masalah teknis” atas ketidakhadiran Muda dalam susunan koalisi untuk pemilihan negara bagian Melaka.

Anwar mengatakan ini ketika ditanya tentang ketidakhadiran Muda dari daftar lengkap 28 kandidat koalisi oposisi PH meskipun sebelumnya menyatakan niatnya untuk berkolaborasi.

Ia pun membenarkan Idris kini menjadi anggota PKR. – MalayMail







Posted By : togel hongkongkong hari ini