Tunjangan pertemuan S’wak JKKK untuk sekretaris, anggota mulai Januari – Mahdzir
Sarawak

Tunjangan pertemuan S’wak JKKK untuk sekretaris, anggota mulai Januari – Mahdzir

Tunjangan pertemuan S’wak JKKK untuk sekretaris, anggota mulai Januari – Mahdzir

Menteri Pembangunan Pedesaan, Datuk Seri Mahdzir Khalid mengatakan bahwa keputusan itu telah diselesaikan dan disepakati dalam rapat kabinet pada 19 November. – Bernama photo

MIRI (25 November): Pembayaran tunjangan kepada sekretaris dan anggota Komite Pembangunan dan Keamanan Desa Sarawak (JKKK), untuk menangani dan menghadiri pertemuan, akan dilaksanakan mulai Januari 2022, kata Menteri Pembangunan Pedesaan, Datuk Seri Mahdzir Khalid.

Dia mengatakan keputusan itu sudah final dan disepakati dalam rapat kabinet pada 19 November.

Untuk itu, dia mengatakan bahwa alokasi lebih dari RM44 juta setahun disediakan untuk pembayaran 5.976 sekretaris negara JKKK dan 65.736 anggota, yang mencakup penanganan dan kehadiran pertemuan.

“Pemberian alokasi tunjangan ini dipandang semakin memperkuat mesin di tingkat akar rumput dan memperkuat kerja sama antara Sarawak dan pemerintah federal, terutama dalam pelaksanaan program pembangunan pedesaan yang melibatkan peran JKKK,” katanya.

Hal itu dikatakannya pada acara pembukaan proyek Penyediaan Air Minum Pedesaan (BALB) untuk distrik Marudi di Rumah Panjang Ridab, Sungai Pasir, sekitar 80 km dari sini hari ini.

Upacara tersebut diresmikan oleh Ketua Menteri, Tan Sri Abang Johari Tun Openg, dan juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pembangunan Pedesaan II, Datuk Hasbi Habibollah.

Mengenai proyek BALB, Mahdzir mengatakan bahwa kementeriannya telah menghabiskan alokasi RM38,5 juta, yang meliputi pembangunan stasiun pompa booster, tangki hisap dengan kapasitas 1,17 juta liter, tangki penyimpanan air dengan kapasitas 2,76. juta liter dan pemasangan pipa baru sepanjang 71 km.

Dia mengatakan bahwa proyek tersebut telah selesai sepenuhnya pada 19 September dengan kerjasama Departemen Penyediaan Air Pedesaan Sarawak (JBALB) sebagai lembaga pelaksana, dan memberi manfaat bagi sekitar 8.000 konsumen di 34 desa di Marudi.

“Proyek ini merupakan salah satu proyek yang dilaksanakan selama 11th Malaysia Plan (11MP), yang akan menyediakan pasokan air bersih dan diolah ke desa-desa di sepanjang jalan dari Sekolah Menengah Kebangsaan Telang Usan ke Kampung Lubok Nibong, di sini,” katanya.

Selain proyek BALB, Mahdzir mengatakan bahwa total tiga proyek listrik pedesaan disetujui untuk wilayah Marudi dan Telang Usan, yang melibatkan proyek pasokan listrik alternatif, yaitu hybrid solar, diperkirakan menelan biaya RM282 juta. – Bernama







Posted By : info hk