Walikota Kuching Selatan meminta masyarakat untuk berhenti menuding, menjadi pembenci
Sarawak

Walikota Kuching Selatan meminta masyarakat untuk berhenti menuding, menjadi pembenci

Walikota Kuching Selatan meminta masyarakat untuk berhenti menuding, menjadi pembenci

Wee (kedua kiri) berpose dengan (dari kiri) Jong dan Hilmy sebelum menyerahkan bantuan sembako kepada warga Rusun KMC. – Foto oleh Voon Xiang Pin

KUCHING (18 November): Walikota Kuching Selatan Datuk Wee Hong Seng telah mengimbau masyarakat termasuk politisi untuk mempromosikan persatuan dan harmoni alih-alih menggunakan tudingan jari dan menjadi pembenci.

Dia mengatakan Kuching telah dianggap sebagai Kota Persatuan dan masyarakat harus menghayati namanya daripada terlibat dalam kritik dan menciptakan kebencian di antara orang-orang.

“Ini bukan saatnya untuk menuding siapa pun terutama selama masa-masa sulit ini. Kami akan mengesampingkan perbedaan kami dan menempatkan persatuan di atas segalanya.

“Dewan sedang melakukan yang terbaik untuk membantu masyarakat setempat. Kami mungkin tidak dapat menjangkau setiap orang, tetapi kami tidak akan meninggalkan siapa pun.

“Jika Anda tidak dapat memberikan kata-kata yang baik dan menyemangati, maka tutup mulut Anda. Masih banyak masyarakat di luar sana yang membutuhkan bantuan dan tidak perlu tunjuk jari tapi uluran tangan,” ujarnya saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga Rusun KMC di Jalan Ban Hock, Jakarta, hari ini.

Wee mengingatkan semua bahwa menggunakan media sosial untuk mengkritik pihak berwenang tidak akan membantu mereka yang membutuhkan tindakan nyata untuk menyelesaikan masalah mereka.

Menurut walikota, Dewan Kota Kuching Selatan (MBKS) datang dengan program bantuan untuk membantu orang miskin saat ia menjabat pada tahun 2019.

Dikatakannya, anggota dewan MBKS, khususnya di masa pandemi Covid-19, telah memberikan bantuan sembako kepada yang membutuhkan selain membantu mendirikan pusat vaksinasi (PPV).

“Hari ini kami telah menyiapkan 530 paket bantuan sembako. Saya ingin secara khusus berterima kasih kepada Everrise karena datang bersama untuk membantu orang miskin.”

Di tengah pandemi yang belum sepenuhnya terkendali, Wee mengatakan masyarakat harus terus bersatu padu melawan Covid-19 agar dapat melewati masa-masa sulit.

Dia menyesal melihat beberapa netizen memposting komentar negatif mereka di media sosial, sebuah tindakan, katanya tidak akan membantu memperbaiki situasi.

“Kami melayani dengan tulus dan kami tidak memiliki agenda pribadi.”

Ia mengaku telah menerima kritikan sejak menjadi walikota, namun hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk mengabdi pada warga Kuching Selatan.

Wee mengatakan MBKS adalah satu-satunya instansi pemerintah yang menawarkan tiga bahasa yaitu Cina, Bahasa Malaysia dan Inggris untuk pemberitahuan dan pamfletnya.

Di antara mereka yang hadir adalah Wakil Walikota Kuching Selatan Hilmy Othman dan anggota dewan MBKS Jong Yean Pin.







Posted By : info hk